Diam,, tiada kata yang terucap dari bibir mereka berdua. Berkutat pada pikiran masing-masing dengan pertanyaan – pertanyaan yang ada dalam benak mereka. Aku bahagia mas ternyata kamu masih ingat hari itu, tapi untuk apa kamu mengingatnya ? Itu tak berarti lagi bukan buat kita? Bukankah kita harus melupakan masa lalu kita bukannya malah mengingat, yang akan membuat kita sulit untuk menerima kenyataan ini . Kebahagiaan yang ada di depan mata terkadang tak bisa kita nikmati hanya untuk menjaga perasaan orang lain yang belum tentu orang itu bisa menghargai perasaan kita, Ana tersenyum miris sambil membolak-balik kotak yang sekarang sedang dia pegang. Andai saja kamu dan Adel bukan saudara mungkin akan lebih mudah bagiku untuk mendapatkanmu kembali Na, tapi aku juga tak mungkin bisa unt

