Akh ... Derris menjerit saat Agrin menggigit tangan yang membekap mulutnya, saat itu juga Agrin memiliki kesempatan untuk berteriak. "Tolooong!!!" teriaknya sekuat tenaga. Agrin berusaha lari saat tubuhnya berhasil lepas dari dekapan Derris, namun pria itu dengan cepat menangkap Agrin lalu memeluknya dari belakang dengan erat. "Kenapa lari Sayang, kita hanya ingin bersenang-senang," bisik Derris tepat di telinga kiri Agrin. Agrin meronta-ronta berusaha melepaskan diri dari pelukan Derris, namun tenaganya tidak sebanding dengan kekuatan pria itu. Agrin menangis histeris. "Tolong Om, lepaskan saya," lirihnya. Derris hanya menyeringai lalu membanting tubuh Agrin ke atas ranjang. Elsa yang mendekatkan telinganya di daun pintu menutup mulutnya dengan kedua tangan saat mendengar

