Aku Sudah Tau

1022 Words

Hawa panas seketika menjalar ke seluruh tubuhnya, rahangnya mengeras dan kedua tangannya mengepal. "Si-apa yang melakukan itu?" ujar Tristan dengan suara rendah namun sangat menakutkan. Agrin masih saja menangis, bahkan ia sudah terisak. "Agrin!" bentak Tristan. Agrin masih saja menyembunyikan wajahnya di balik lutut yang ia peluk erat, tubuhnya sampai bergetar. Tristan menyentuh pundak Agrin berniat menenangkan gadis itu dan Agrin malah refleks menghempaskan tangan Tristan. "Jangan sentuh aku b******k!" teriak Agrin dengan mata yang masih berair. Tristan menarik nafasnya dalam-dalam, ia paham dengan situasi Agrin yang masih shock berat. "Sadarlah Agrin, kau sekarang sedang bersamaku," gumam Tristan dengan suara merendah. Perlahan-lahan Agrin mendongakkan kepalanya lalu m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD