Mata Rey langsung mencari keberadaan Agrin di dalam apartemen Tristan, namun ia tak melihat siapapun kecuali sang Bos. "Mana pesananku?" ketus Tristan dengan wajah datar. Rey menyerahkan paper bag berisi pakaian wanita. Menyadari Rey yang matanya terus menelusuri setiap sudut ruangan membuat Tristan berdecih. "Apa yang kau cari?" "Tentu saja wanita yang akan memakai dress yang kubawa," sindir Rey yang sudah duduk di sofa. "Dia ada di dalam kamarku," jawab Tristan santai. Mata Rey terbelalak kaget, ia saja tak pernah di ijinkan untuk masuk ke kamar pria itu, bahkan hanya untuk mengambil berkas penting, Tristan akan lebih memilih dirinya yang pulang ke Apartemen untuk mengambil berkas penting itu. "Sepertinya kau benar-benar gila karena jatuh cinta?" gumam Rey. Tristan term

