Bab 23. Pilot Kulkas Penyemangatku

1790 Words

Malam harinya, Majarani sedang menonton televisi bersama dengan sang kakak di kamarnya. "Maja, ini sudah malam, kakak ke kamar kakak ya?!" ucap Richo. "Baiklah!" jawab Majarani. Richo pun memberikan remote televisi pada Majarani dan kemudian ia bergegas turun dari kasur. "Segeralah tidur, ini sudah pukul sembilan malam!" ucap Richo sebelum pergi dari sana. "Iya," jawab Majarani dengan tatapan kosongnya. Baru saja keluar kamar dan menutup pintu, suara ketukan pintu datang secara tiba-tiba, Richo pun segera pergi ke arah pintu utama rumahnya. Setelah tiba, ia segera membuka pintu dan melihat ada empat orang warga yang berdiri di depan pintu. "Maaf, ada apa ya?" tanya Richo pada keempat warga yang datang. "Saya hanya ingin bertanya, apakah Anda tinggal sendirian di sini?" tanya seora

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD