Keesokkan harinya, Richo baru saja kembali ke rumah setelah membeli bahan makanan di luar. Ia melihat Majarani sedang duduk di kursi ruang tamu bersama dengan Arsen. "Sebenarnya aku nggak ingin mereka bersama, tapi mau bagaimana lagi?!" ucap Richo di dalam hatinya, setelah itu ia memutuskan untuk pergi ke arah dapur guna memasak makanan. Hari ini Richo memang sedang libur setelah melaksanakan tugas besar kemarin. "Pilot kulkas, apakah Bu Evi nggak marah karena aku libur pada saat ada jadwal penerbangan kemarin?" tanya Majarani tanpa melihat Arsen. Gadis malang itu hanya memiliki tatapan kosong dan hanya menatap lurus ke depan saja. "Enggak ada yang bisa marah sebab aku sendiri yang meminta izin untukmu!" jawab Arsen dengan wajah datarnya. "Hm, lalu bagaimana dengan penerbangannya, a

