Keputusan Dira

2088 Words

Tangan lentiknya itu menyentuh kaca yang berada tepat di depannya. Wanita itu, menatap lirih ke arah dalam ruangan, di mana terdapat ibunya yang sedang terbaring di atas bangsal. Bahkan, untuk bernafas saja ibunya harus dibantu dengan masker oksigen dan nutrisi nya tersalurkan infus. Untuk saat ini, ibunya masih dalam pengaruh bius nya, akibat tadi dia terus merintih kesakitan. Sebuah tangan hinggap di bagian bahunya, lantas wanita itu menengok, melihat Azizah yang kini berada tepat di belakangnya. Meski tengah tersenyum, Mirna sangat yakin sekali, dibalik senyuman itu pasti ada kecemasan dan kesedihan yang tersembunyi di dalam hatinya. "Ibu pasti akan baik-baik saja, aku yakin itu," ujar Azizah dengan suara yang teramat pelan. Wanita itu menengadahkan kepalanya, berusaha mencegah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD