“b******k! Jadi lo yang udah ngehamilin adek gue dan gak mau tanggung jawab. Kurang ajar banget lo, Ardan! Gue bunuh lo!” Juna tak bisa menahan emosi ketika mengetahui siapa laki-laki yang selama ini menjadi kekasih Jasmine dan telah merusak masa depan sang adik. Dia memukuli wajah Ardan dan menendang perutnya hingga babak belur. Jasmine berteriak-teriak meminta sang kakak agar menghentikannya. “Kakak, tolong hentikan. Kasihan dia, Kak.” Jasmine menangis melihat keadaan Ardan. Dia berlari dan memeluk tubuh laki-laki yang sangat dicintainya itu. “Aku tidak akan membiarkan dia hidup, Jasmine! Menyingkirlah! Aku akan membunuh laki-laki yang kejam dan tidak bertanggung jawab ini!” Napas Juna terengah-engah. “Tapi Kakak sudah janji tidak akan menyakitinya. Kenapa Kak Juna ingkar janji? Kak

