Bab 179. Momen Manis Berdua

1011 Words

Mia melepas seluruh pakaiannya di depan Ihsan yang duduk santai di sofa, dan dia tertawa kecil melihat wajah suaminya itu yang sudah diselimuti keinginan besar. Melirik sebentar ke arah sela pahanya yang penuh, Mia mengulum senyum, memaklumi Ihsan yang benar-benar menginginkan sentuhannya. Padahal mereka baru saja pulang dari belanja dan berencana makan-makan ringan sambil nonton film terbaru. Tapi sepertinya rencana tertunda dan dikalahkan oleh keinginan bercinta. Ihsan menggigit bibirnya dan merasakan desakan-desakan nikmat di dalam tubuhnya, melihat sekujur tubuh istrinya yang telanjang dengan perhiasan mahal lengkap, di leher, pergelangan tangan dan jari, juga di telinga, pun ada yang berkilau melingkar di pergelangan kaki. Mia tampak memukau dan Ihsan yang merasa bangga. Mia sempurn

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD