Ami bergegas mendekati Dian yang berdiri bersama rombongannya dan berbisik pelan, “Dian, mana pak Ihsan? Kok nggak ada di rombongan?” Dian merasa aneh dengan pertanyaan Ami karena Ihsan sedang berdiri tidak jauh dari posisinya. “Itu, Ami, gugup banget dia,” ujar Dian dengan nada canda khasnya. Ami terkejut. “Eh, kok? Astaga.” Ami langsung menutup mulutnya. “Aku pikir siapa, haha. Ya udah, semua sudah siap. Duh.” Dia lalu kembali ke posisi duduk bersama keluarga besarnya. Dian mengulum senyumnya mengingat wajah Ami yang bingung barusan, dan dia akhirnya mengerti kenapa Ami terkejut karena penampilan Ihsan yang sangat berubah. Dia mulai khawatir orang-orang yang akan bingung dengan penampilan terbaru Ihsan, bahkan mungkin Mia sendiri, sang calon istri. Benar saja, tak lama rombongan I

