Perasaan Rita mendadak bahagia melihat Mia yang sedang menyusui bayinya. Dia berjalan cepat mendekati Mia. “Rita!” Rita mencium pipi kiri dan kanan Mia, berucap penuh rasa bahagia. “Selamat, Mia. kamu sudah jadi Ibu.” “Rita, makasih sudah datang liat aku. Bukannya kamu sibuk di butik?” “Sudah selesai urusanku, aku nggak tahan ingin liat kamu dan Keivan.” Rita beralih ke Keivan. “Halo, Keivan,” serunya dengan suara tertahan, matanya berkaca-kaca dan dia menangis. Keivan sepertinya sudah selesai menyusu, dan matanya yang terpejam. “Mia,” desah Rita penuh harap. “Oh,” desah Mia, tahu Rita yang ingin menggendong Keivan. “Oh, gantengnya. Hai, Keivan. Ini Kak Rita, Sayaaang.” Rita langsung terisak menangis, melihat bayi mungil lucu tak berdosa di gendongannya. Mia mengerti apa yang

