Sembilan

1415 Words

Khumaira bangkit dari tidur siangnya. Akhir-akhir ini ia seperti robot yang terjadwal. Jadwal makan dan tidur pun diatur oleh Bibi Killa atas perintah Ummi dan Abati. Rasanya semua orang sudah terjangkit sifat pemaksa Nenek Naraya sejak pertemuan hari itu. Demi takhta, hanya demi membungkam semua mulut pria anggota keluarga Abinaya di rapat perusahaan, Khumaira harus kuat melewati segala hal ini. Terkekang dan patuh. Hari ini penuh orang lalu lalang di Kastil Abinaya sehingga Khumaira terpaksa mendekam dalam kamar tak ke mana-mana. Saat sendirian seperti ini, musik yang setiap hari diperdengarkan Edwina benar-benar telah merasuk di kepala Khumaira. Beberapa ayat dari hafalannya menguap, lari bagai kuda yang lepas kekangannya. Segera setelah malam pernikahan itu Khumaira harus mengumpulka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD