Insiden lagi, lagi dan lagi

1349 Words

Khumaira menggeleng. Tentang guling kecilnya tak ada hubungan sedikit pun dengan hewan melata. “Bukan. Pernah satu hari di asrama aku lupa membawanya, sampai tengah malam dini hari sopir mengantar guling itu baru aku bisa terlelap.” Khalid menelaah khawatir Khumaira yang tak mengada-ada. Dia memang gelisah karena ketiadaan benda itu. “Mungkin kita bisa bertanya ke pelayanan hotel.” “Memangnya pernah ada tambahan guling kecil, begitu?!” Khalid santai saja menanggapi nada naik istrinya, “Bukan, maksudku ... mungkin saja mereka tahu tentang toko yang masih buka.” “Oh!” Khumaira ke telepon kamar. “Aku akan menanyakannya.” Beberapa saat percakapan Khumaira, Khalid dengarkan. Helaan napas sang istri menandakan bahwa nihil kesempatannya untuk tidur nyenyak malam ini. Khumaira menceb

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD