Bintang suka dirinya sebagai kepala keluarga utama Abinaya, kecuali saat harus memutuskan hal bertentangan dengan perasaan. Bintang tak memihak Khalid maupun Rahman, baginya sama saja dua pria muda itu untuk putrinya. Mereka berparas tampan, baik budi serta terhormat. Bintang juga tak suka pertentangan antara istri dan putrinya. Ifa belahan jiwa, Khumaira buah hati mereka. Tak sering Ifa memaksakan kehendaknya atas suatu hal, jika Latifa Bakrie yang selalu mengalah dan abai akan banyak hal menginginkan sesuatu, Bintang ingin memenuhinya. Penting bagi Bintabg untuk menunjukkan semua perasannya kepada sang istri, tetapi keras kepala Khumaira benar-benar sulit diatasi. Terkenang ia akan ucapan ayahnya dahulu bahwa semua anak itu keras kepala dan merepotkan orang tua mereka. “Salahkah Khumair

