Suasana jadi tegang selagi menunggu kalimat jawaban Rizal atas nama seseorang yang menjadi otak penyebab kacaunya acara malam ini. "Katakan!" sentak Khumaira. "Arthur. Dia yang mengundangku dan menunjukkan kamar ini. Aku sama sekali tidak bermaksud sejauh ini. Maafkan aku. Ampuni aku!" Rizal bersujud ketakutan. Dia tiba-tiba mendongak lalu merangkak ke kaki Khumaira. Refleks Khumaira berpegangan pada Khalid dan menggantungkan tubuhnya hingga terangkat. Refleks pula Khalid menangkap serta menggendong Khumaira sehingga Rizal tak berhasil dengan niatnya. "Berani kau menyentuhku atau istriku lagi, kupatahkan tanganmu!" Rizal bersujud, “Maafkan aku! Maafkan aku, Khumaira!" Khumaira jijik. Benar-benar jijik. Sampai bergidik ia dalam gendongan suaminya meski tak berhasil Rizal gapai. Khal

