Keluarga Baru

1174 Words

Sepuluh menit kemudian mereka memang meninggalkan halaman rumah keluarga Bakrie. Masih dipenuhi lampu indah, seperti saat mereka datang tadi menyambut dengan hangat. Namun, Khumaira merasa seolah ia tak akan kembali lagi ke sana. “Ummi bilang kita akan menginap. Rencananya berubah lagi,” ucap Khairan. “Kau sudah tahu acaranya akan berlangsung hingga larut malam. Mengapa kau ikut pula?” tanya Khumaira menyenggol adiknya yang berada di tengah antara ia dan Khalid. “Aku bagian dari keluargamu. Kau tega meninggalkanku sendirian di Kastil itu?” “Di sana banyak pelayan, penjagaan dua puluh empat jam. Kau juga sudah terbiasa tidur sendirian. Belum masanya untukmu begadang,” balas Khumaira logis. “Belum boleh bagiku untuk tidur larut malam. Begitulah kata seseorang yang kesehariannya men

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD