Saat ini, Alya dan Lily tengah menyantap makan siangnya itu. hari ini ia memesan Mie Ayam dan Es teh manis. pada saat mereka sedang menyamtap makananya. tiba-tiba seorang cewek menghampiri mereka berdua dan memukul meja.
Braaaak...
"Eh anak baru. Lu tuh belom lama ya disini, seenaknya aja lo bisa bisa dapetin hatinya rizky. Rizky tuh punya gue, Lo tuh gausah sok cantik" ucap wanita itu sambil menumpahkan Orange jus miliknya ke kepala Alya.
Alya yang tak suka dengan sikap kakak kelasnya itu langsung ikut memukul meja dan berdiri di hadapannya. Alya tahu, pada saat ini ia tidak salah . ia hanya sedang membela dirinya dengan memberanikan diri ke seniornya itu.
'gapapa gue kalah, yang penting udah bertindak' gumamnya
"Jangan mentang-mentang lo kaka kelas jadi lo semena-mena sama ade kelas,harusnya lo bisa jaga sikap lo ke ade kelasnya ga ngegeratak aja hidupnya" .
suasana kantin semakin mencengkram, Lily juga sudah memperingatkan kepada alya untuk tidak melanjtkan perdebatan itu. Dinda yang tak terima dengan perlakuan Alya pun semakin geram.
Tibatiba..
Plakkkkkkkk ..
Wanita itu menampar wajah mungil Alya hingga memerah. Saat ini Alya hanya menahan sakit akibat terkena tamparan itu. Lily yang sedaritadi disebelah Alya ini sangat kesal dengan kakak kelasnya dan ingin menampar balik wajah kakak kelasnya tetapi, di cegah oleh Alya
"Gausah sok strong deh adek kecil,nangis nangis aja . lo belom tau gue kan gue itu DINDA, orang yang paling di sanjung di puji- puji dan paking di takuti oleh murid-murid sini. Jadi lo sekarang berurusan dengan gueee!!!" kata Dinda dengan mendongkakan wajah alya yang sudah memerah karena ulahnya.
"lo bukan tuhan, yang pantas untuk disanjung. Lo kaya karena harta orang tua lo. Kita semua sama-sama manusia biasa" ucap Alya terbata-bata
Rahang Dinda menggeras karena sudah tak tahan dengan dengan ucapan Alya yang membuat dirinya malu didepan umum ini hampir saja ingin mendorong Alya dengan keras.
STOP!!!!!!
satu kalimat yang membuat semuanya menoleh ke sumber suara dan ternyata Rizky datang bersama teman temannya. Rizky langsung menghampiri Alya dan memelukknya
"Lu tuh gada kerjaan atau apasih. Selalu aja ngusik-ngusik hidup gue. Gue tuh gak suka sama lo la. Lo boleh cantik tapi hati lo? Ga secantik wajah lo. Gimanapun lo semenarik apapun lo, gue tetep cinta sm alya dibanding elu yang gak punya etika!" bentak Rizky dan wajah Dindapun memerah karna omongan pedas Rizky. Tetapi Rizky tak peduli akan hal itu. Ia langsung membawa Alya ke UKS .
Sesampainya di uks, Alya hanya menunduk dan menatap kearah lantai .
"Nih aku abis beliin kamu baju sekolah lagi, kamu ganti gih"
Alya mengangguk, lalu terdiam lagi. Alya hanya duduk lemas dan rizky memindahkan kepalaNya kepundak Rizky .
"nangis aja gapapa. aku temenin. jangan malu-malu, gak semua wanita itu harus tegar ya " ucapnya . dan Detik itu juga Alya nangis hingga sesegukan . Mungkin ia merasa hidupnya sangat miris. dan mungkin saat ini banyak orang yang memusuhinya.
"Aku bakalan sama kamu,gausah khawatir dan gausah tanggepin omongan dinda tadi. Dia memang gasuka kalo aku deket sama cewe apalagi secantik kamu" rayu rizky
Alya hanya mengangguk kepala lemas.
"Ly, jagain alya yah gue mau kekelas dulu" perintah rizky.
"Sip" ucap Lily
Saat rizky pergi kekelasnya, Lily duduk bersebelahan dengan Alya
"Ya,hebat banget ya lo tadi bisa lawan kak dinda itu" ucap lily.
"Ya gue kesel lah ly tiba-tiba gue di labrak abis-abisan didepan umum. kan gue malu" ujar Alya kesal
Kringggg
Bell pulang sekolah pun berbunyi.
"Ya ,gue balik duluan ya,lo sama rizky kan?" ucap lily
"Iya gue sama rizky . udah lo hati hati ya ly" ucap Alya
"Sip" ucapnya dan berlalu pergi . tetapi ia tak pergi ke Parkiran, melainkan ia pergi ke taman belakang untuk membaca novel sebentar.
Saat kelas sudah sepi, Alya berjalan menuju taman belakang, tiba-tiba
Brukkkkk...
"Aw aw aw..."
Kaki nya saat ini sangat sakit karena terselengkat oleh geng nya dinda. Dan selama tadi jalanpun Alya tak mengetahun keberadaan Geng Dinda itu. dan ia juga tak menyangka kalau Geng Dinda bakalan melakukan itu
Dinda pun mengulurkan tangan. Dan Alya menerima uluran itu "Oh kasian yah princessnya rizky sini gue bantuin"
Brukkkkk...
"Yah jatoh... Sorry ya tangan gue gabisa di sentuh sama ade kelas kaya lo" ucap dinda kesal dan menendang kaki Alya yang sakit lalu, pergi begitu saja .
Tak lama kemudian Rizky pun datang dengan wajah cemas
"Ya, are you okay? "
"Yes. I'm fine " ucap Alya dengan lembut
Akhirnya Alya di gendong ala Bridal Style oleh Rizky dan Alya diantarkan rizky pulang kerumahnya. karena tidak mungkin Alya naik kendaraan umum dengan keadaan Kakinya yang sakit
Sesampainya dirumah Alya, Rizky menggendong Alya kembali dan masuk kedalam rumahnya yang cukup besar dan luas. mamahnya cukup terkejut dengan kondisi Alya yang digendong oleh seorang cowok
"Yaampun Alya kenapa? " tanya mamah Alya
"Keseleo kayaknya tante" ujar rizky sambil membawa masuk dan menaruh di sofa.
"Yaudah nanti mamah aja yang urut kakinya Alya. nak rizky sekali lagi terima kasih ya udah mau temenin Alya" ucap Mamahnya
"Kamu kenapa sih sayang bisa kaya begini?"
"Aku gapapa kok sayang" balas Alya tersenyum.
****
Esokkan harinya, Alya tidak masuk ke sekolah karena kakinya belum sembuh. Rizky sangat tahu ini adalah ulahnya Dinda. karena ia melihat cctv di sekolah dan Rizky benar-benar melihat sangat jelas kejadian itu. Akhirnya, Rizky mengCopy CCTV saat itu untuk bukti pada saat Alya dalam masa tersulitnya.
Saat ini, Rizky dan kawan-kawannya tengah berada dikantin untuk makan siang. Tetapi tidak dengan Rizky hanya memesan juice kesukaannya.
"Lo kenapa diem aja?? Galau ya gada Alya hahah" ucap Putra sambil tertawa
"Udahdehhhh ky, embat yang lain aja jadiin pelampiasan daripada lo kaya gini terus" hasut Eddie
"Lu ambil aja deh Di,ga Gue cukup sama alya aja udah bahagia banget kok gue" jawab Rizky sambil menghabiskan juicenya.
" kan lo belom pacaran sama dia? kenapa lo over gitu sama alya" ucap Eddie
"Gue gak over, gue cuman menjaganya. apa salanya?" ucapnya.
" tumben lo segitunya sama cewek" ucap Putra
"Dia berbeda"
****
Bell pulang pun berbunyi, seluruh siswa siswi sma 16 pun berbondong-bondong keluar gerbang sekolah. Tetapi tidak dengan Rizky yang hari ini sudah janji akan pergi kerumah alya.
Ia pun mengetik pesan untuknya.
From: rizky
Alya? Aku ke rumah kamu ya.
25 menit kemudian...
To: rizky
Maaf ih aku baru bangun tidur:( kamu kesini aja aku langsung rapih-rapih.
From rizky
Orang aku udah dirumah kamu lagi sama papa kamu:p
Alya pun terkejut karena Rizky sudah datang kerumahnya. Akhirnya ia langsung terburu-buru mandi dan berdadan acak-acakan.
Setelah selesai memakai baju yang santai, Alya langsung menuruni anak tangga, dan melihat Rizky sedang bermain catur dengan papah nya Alya .
Alya pun datang, dan menduduki kursi di ruang tamu "Ko kamu udah disini aja?maaf lama nunggu :("
"Abis aku gasabar pengen ketemu kamu, jadi aku langsung kesini. Eh ada papa kamu ngajakin main catur yaudadeh aku main aja catur sama papa sambil nunggu kamu" jawabnya halus sambil tersenyum.
setelah alya rapih, mereka berdua berpamitan dengan papahnya untuk mengajak alya pergi.
Selama di perjalanan, hanya ada keheningan diantara mereka berdua. Rizky semakin bingung dengan dirinya yang terlalu cuek atau Alya yang gugup.
Tak lama kemudian, sampailah mereka berdua di tujuan.
"Sudaaah sampeeee ya" *eh .
saat Rizky menoleh kearah alya, ternyata alya sedang tidur didalam mobil . Rizky menatap wajah Alya dsangat mendalam 'cantik-cantik kebo' .
mau tak mau, Rizky menepuk pundaknya pelan, "Yaya, udah sampai" dan tubuh Alya pun bergerak. Menandakan kalau dia sudah bangun.
"Eh udah sampe ya maaf aku ketiduran lagi" jawab alya setengah nyawa
"Oiyaaa ngapain kesini ky?" tanyanya dengan wajah penuh tanda tanya.
Saat ini, Mereka berdua tengah Berada di makam, Karena Rizky ingin memperkenalkan Alya dengan Ibunya . ibu Rizky ini seorang pembantu yang dahulu bekerja dengan keluarganya pada saat Rizky masih kecil, ia sangat sabar menjaga Rizky. Dulu papah dan mamah sangat sibuk, sampai akhirnya pembantu yang menjaga Rizky dan selalu mengajarkan berbagai hal. termasuk untuk selalu berfikir positif. semenjak itu, Rizky menyebutnya dengan sebutan ibu dan mamah tidak masalah dengan sebutan itu.Ibu meninggal karena sakit Leukimia yang dideritanya dan nyawanya tidak tertolong.
Tiba tiba airmata rizky mulai berjatuhan. dengan cepat Alya mengelus punggung rizky sangat lembut .
"Sabar ky"ucapnya dan Rizky hanya diam dan menatap makam ibunya itu.
"bu,, disamping aku ini Alya, orang paling aku sayang setelah mamah dan ibu pastinya"rizky mengenalkann Alya.
"bu.. Sesuai janji, rizky bakalan menjaga alya seperti ibu jaga rizky dulu. ibu tau ga? Semenjak kehadiran alya,rizky bisa kembali ceria kaya dulu. Tapi rizky tetep sayang kok sama ibu selamanya. semenjak ada alya, rizky terasa ada yang mengurusi rizky lagi. tapi iky sedih bu, iky di tolak Alya jadi kami belum pacaran deh hehe" ucap rizky. Dan Alya yang mendengarnya sangat terharu dan ikut menangis.
"Bu... Rizky sama alya pulang dulu ya mah" sambil mengusap batu nisan ibunya dan meninggalkan makam.