HILLARY POV Memang semua tentang Kak Ruby, tidak ada yang peduli padaku. Mataku melotot ke arah Randall yang mengikutiku ke halaman parkir. “Hills....” Dia memegang bahuku. Aku bergeming dan memutar tubuhku menghadap pria itu sambil menepiskan tangannya dari bahuku. Selama ini aku selalu lemah jika menghadapi sentuhannya—tapi tidak sekarang. “Aku sedang ingin sendiri,” kataku dengan suara serak yang bergetar. Tanpa peduli reaksinya aku berbalik lagi dan melangkah menuju ke mobil ujarnya bergetar dengan suara yang serak dan memutar lagi tubuhnya lalu melangkah menuju ke mobil Porsche pemberian kakak iparku. “Tapi Hills, kau mau kemana?” Randall masih bersikap keras kepala dan menganggapku selalu akan luluh padanya. Namun, aku bisa mengabaikan suaranya kali ini. Kepalaku menoleh ke

