PART 12

1102 Words

Sesuai rencana Zen dan Zahra, mereka berdua berangkat ke Bandung di jam 5 pagi. Ya, setelah sholat subuh Zahra sudah mendapat pesan jika Zen sudah menunggunya di persimpangan jalan. Seperti janji temu antara mereka, bedanya Zahra tidak tahu jika akan berangkat sepagi ini. Zen sendiri hanya bilang akan memberi informasi jika dirinya akan menjemput. Tapi, tidak harus sepagi ini kan? “Kamu mau ke mana?” Zahra menoleh, melihat Umi nya yang berdiri diambang pintu kamarnya. Kenapa sepagi ini Umi nya sudah ada di depan mata? Tumbenan sekali. “Mau ke Bandung. Zahra, Salwa sama tiga dokter lainnya ditugaskan memantau berjalannya event donor darah.” Astaghfirullah, maafkan Zahra yang sudah berbohong didepan Umi nya. Mau bagaimana lagi, jika mengatakan yang sejujurnya akan timbul masalah besar,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD