Pagi harinya, Zahra sudah selesai berkemas begitupun dengan Zen. Tidak banyak barang yang mereka bawa, hanya saja setengah dari koper mereka, isinya setelan formal Zen. Sepasang suami-istri itu juga kompak mengenakan baju berwarna hitam dan kaca mata yang sudah bertengger manis ditempatnya. Zen tidak mau mengambil resiko, ruang geraknya dibatasi oleh pemantauan yang dilakukan Vade selama dua hari ini. Pria itu juga sengaja mematikan ponsel Zahra, agar mereka tidak terganggu dengan banyaknya pesan dan telepon yang masuk. "Hati-hati ya, kalau udah sampai disana langsung kabari kami. Nanti di pergantian tahun mama akan ke sana." ucap Zalen. Sebelum anak dan menantunya pergi ke bandara, dia sempat memberi wejangan pada keduanya. Tentang pernikahan dan kehidupan rumah tangga. Baik orang tu

