Menyerah Sajakah?

2008 Words

Untuk beberapa menit kamar Nagara terdengar sunyi karena Nagara mengumpulkan keberanian hatinya untuk menjelaskan bagaimana dirinya dipukuli seperti dirinya bukan manusia dan tanpa di sadari Nagara selama ia bercerita ternyata dirinya berusaha menahan tangisannya. "Gue terpaksa tendang tangan mereka supaya gue bisa lari, terus gue lari dan gue gak perduli kalo gue di kejar! Gue cuma berfikir soal gimana keadaan lu dirumah terus gak lama gue keinget kalo Mamah pasti jagain gue dari atas sana tetapi gue masih gak bisa lupa gimana mereka mukulin muka gue kayak gue tuh bukan manusia yang pantas buat hidup," lirih Nagara Sendu. Mendengar cerita Nagara membuat Naraya menahan tangisannya dan ia menggenggam tangan kembarannya erat, mereka memang terbiasa tertekan seperti ini tapi mereka juga man

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD