101

1038 Words

Ketika pulang, Mas Aldi membantuku untuk membereskan karpet dan perlengkapan piknik. Kuperhatikan wajahnya yang terlihat sudah tidak bersemangat dan tidak fokus lagi dengan piknik kami. Merasa bahwa situasinya sudah kondusif lantaran Mas Albi terus menatap kepada filsa, akhirnya aku memutuskan untuk mengajaknya pulang saja. Sepanjang perjalanan kami hanya diam, tidak ada seorang pun yang memulai percakapan hingga sampai di rumah kami. Hari telah petang, azan magrib berkumandang, kubereskan barang bawaan ke dapur lalu pergi ke kamar untuk mandi dan salat. Kuhamparkan sajadah dan menunaikan ibadah, memohon pada Allah, agar hati suamiku kuat dan punya keteguhan tentang keputusan yang hampir sebulan lalu ia ambil. Sesudah salat, kuhampiri ia yang sedang baca Alquran di kursi dekat jende

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD