76

1033 Words

Mungkin selang satu jam kemudian lamat lamat tertangkap oleh pendengaranku suara mobil yang sudah kukenali ciri khasnya mendekati pekarangan rumah. Tidak tahu kenapa dadaku mulai berdegup kencang seolah itu mengulang kembali pertemuan kami pertama kalinya. Mungkin karena ini adalah perjumpaan Setelah dia mengutarakan kerinduannya atau entah aku terbawa perasaan aku juga tidak tahu. Perlahan pintu rolling yang bergerak sesuai dengan sensor remote mulai mundur menunjukkan bahwa kendaraan akan masuk ke dalam garasi. Ketika mobil berhenti besi dan darahku semakin kencang karena sebentar lagi aku dan dia akan saling bersitatap, pandangan mata kami akan beradu dan di situlah aku akan melihat ekspresi kejujuran dari kata-kata yang dia ucapkan padaku. melihat menantunya akan datang terlihat Ayah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD