Jika kemarin, aku sempat memberi kelonggaran kepada Mas Albi untuk menemui Filza kembali sampai sampai kedua insan itu rujuk, kali ini tidak lagi! Aku tidak akan membiarkan itu terjadi. Sebelum suamiku kembali terpengaruh, aku sudah membuat langkah cukup berani, yakni menyiapkan gugatan perceraian dengan Albi kepada Filza. "Anda yakin," ucap Pak Heru, advokat yang sempat kukenal di persidangan perceraianku tempo hari. "Ya, keadaan berbalik seratus delapan puluh derajat, yang tadinya menyakiti sekaranh dialah korbannya." "Wah, saya tak menyangka. Tapi, apakah anda yakin suami anda sungguh-sungguh menceraikan istrinya?" "Iya." "Baiklah kita bisa proses semuanya di persidangan Tapi tentu saja semua ini harus atas persetujuan suami Mbak Aini," balas Pak Heru. "Tenang saja, saya akan bic

