89

785 Words

"Kau menantangku!" "Untuk kesalahan filsa aku tidak bisa mengampuninya! Aku memang menghargai dia sebagai istri dan wanita yang melahirkan anakku Aku mau pergi melakukan dia bahkan lebih istimewa dari Umi Fatimah, aku harus bagaimana lagi!" teriak Mas Albi. Ibunda Filza sedang tidak ada di rumahnya, sehingga aku tidak melihat wanita itu sama sekali. Di satu sisi, ada suami dan ayah Filza yang saling beradu urat, di sisi lain ia menangis tersedu dan minta dimaafkan, wanita itu menangis hingga suaranya parau tak bersisa. "Mas, maafkan aku!" "Semua ini terjadi karena kecemburuanmu yang tak beralasan." "Aku minta ampun, Mas." "Aku tak bisa Filza." "Lantas hukuman apa yang akan kau berikan?!" tanya ayah Filza dengan garangnya. "Saya akan meninggalkannya!" "Bagaimana dengan anak kalian?

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD