Chapter 32

1122 Words

Drrr.. drr.. Suara getar ponselku membangunkanku dari tidur nyenyakku, mataku langsung tertuju pada pemandangan indah di depan mataku, d**a berotot Tyler yang mengiurkan, jam baru menunjukan pukul 03:00 am, dengan perlahan aku melepaskan tangan Tyler yang memelukku, turun dengan hati-hati agar tidak membangunkan Tyler. Aku ambil ponselku, berjalan keluar dari kamar tidur Tyler, id pemanggil menunjukan nama Vian, ada masalah apa dia menghubungiku sepagi ini? Tanpa ragu, aku mengangkatnya.. Me : ada apa vian? Vian : bisa aku minta tolong padamu dean? Me : tentu sepupu, apa adikmu berbuat ulah lagi? Vian : oh bukan adikku yang berulah kali ini, tapi adikmu. Me : marvis? Apa yang diperbuatnya kali ini? Vian : dia bertengkar dengan elanor, lalu kabur dari rumah mereka.. alat pelacak yan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD