Anger

1145 Words

Setelah hari-hari manis bersama Mark, kini Zanara merasa sunyi, pria dengan sepasang manik mata yang menatapnya tajam-tetapi hangat, berhasil menenggelamkan dan memukaunya dengan segala sikap manis yang tak henti ia tembakkan padanya. Sudah berlalu beberapa hari-Zanara sudah lupa-dan tak ada kabar apa pun dari Mark. Entah apa yang dilakukan pria itu sekarang. Apakah ia masih di belahan bumi yang sama dengan Zanara, ataukah sudah kembali ke alam fantasi? Wajar jika Zanara berpikir demikian. Mark layaknya tokoh dunia fantasi, pangeran berkuda putih berbaju baju besi yang bersinar, berhasil menyelamatkan gadis itu dan menyembuhkan dari luka patah hati. Mendapatkan pria seperti Mark, terasa seperti sesuatu yang mustahil baginya. Meski ia memiliki paras ayu-rambut coklat berombak, dengan bi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD