Zanara mulai merasa jenuh hanya berada di rumaah. Ia bahkan hampir lupa berapa lama menjadi seorang pengangguran. Sebenarnya ia tidak benar-benar pengangguran, Gabriel hanya memberi skors selama beberapa event. Namun, baginya itu sudah merupakan penghinaan. Sangat tidak profesional, hanya karena hubungannya dengan Mark, lantas Gabriel mengambil keputusan semacam itu. Meski tindakan Mark kala itu tidak bisa dibenarkan, tetapi apakah salah jika dirinya menerima lamaran pria itu? Apakah akan ada efek bagi pekerjaannya? Tentu saja seharusnya tidak sama sekali. Justru ia akan lebih bersemangat menjalani pekerjaan yang memang sudah menjadi bagian dari hidupnya selama ini. Mengapa Gabriel beegitu mudah mengambil keputusan itu? Apakah mungkin ada seorang yang turut andil atas keputusan pria it

