Saat memasuki area kantor, wanita itu nampak tergesa-gesa. Kaki jenjangnya melangkah lebih cepat agar segera sampai di depan lift. Baru masuk pintu utama saja dia sudah merasa risih dan seakan menjadi pusat perhatian. Salahkan saja baju sialan kurang bahan yang dibelikan oleh Orion kemarin. Lihat saja, dia akan membuat perhitungan kepada pria b******k itu. Aurora semakin kesal tatkala banyak karyawan pria yang dengan terang-terangan menatapnya seakan sebuah mangsa yang pas untuk disantap. Dasar para pria mata keranjang. Tidak mengherankan mengingat bos besar mereka saja sama brengseknya. Patut untuk dijadikan contoh. Contoh yang buruk. Pintu lift terbuka dan untung saja di dalamnya tidak ada siapa pun. Dan dari luar pun tidak ada yang berniat untuk masuk lift. Aurora bernapas lega setid

