“Pak kita mau ke mana?” tanya wanita itu sambil memberontak. Orion sendiri yang sudah diujung kemarahannya pun enggan menjawab. Bahkan dia memasukan wanita itu dengan kasar ke dalam mobilnya. Aurora pun tampak mendengkus kesal. Sepanjang perjalanan keduanya tampak diam. Lebuh tepatnya Aurora enggan untuk membuka mulutnya ketika melihat ekspresi yang terpancar dari atasannya itu tidak begitu mengenakkan. Aurora yang baru tahu jika dirinya dibawa ke apartemen pria itu pun tampak waspada. Sepanjang perjalanan, dia hanya mengekori Orion di belakang pria itu sambil memikirkan kira-kira untuk apa atasannya itu membawanya ke sini. Hingga ketika keduanya telah sampai di dalam unit apartemen Orion, barulah pria itu angkat bicara. Aurora yang tampak menunduk ketika pria itu menatapnya dengan tatap

