"Gedeg banget gue." Berlian nyaris memekik ketika mereka sudah masuk ke dalam mobil. Wajah itu terlihat merah padam, setelah pertemuan mereka dengan wanita itu tanpa disengaja. "Udah." Bulan yang tadi dipermalukan malah tidak ambil pusing. Merasa, dia pantas mendapatkan itu karena sudah jadi perusak rumah tangga orang. Berlian mendengkus kasar, untuk kesekian kali. "Lo ya, masa dijelekin di depan banyak orang diem aja. Balas aja kek tadi," gerutu wanita itu. Bulan tak menggubris perkataan Berlian, wanita itu menatap Fang yang ada di kursi depan. "Jalan, Fang. Anterin dia ke rumahnya," suruh Bulan. "Lo ah!" Berlian mendecak keras karena merasa tidak didengarkan. "Percuma, Er. Percuma gue bela diri di depan semua orang. Toh kesalahan gue udah fatal, anggap aja itu hukuman setimpal buat

