Suara ketukan palu menggema di dalam ruangan itu. Dito yang sudah mengenakan baju tahanannya tertunduk dalam ketika hukumannya sudah dijatuhkan. 20 tahun penjara. Hari ini dia resmi jadi tahanan. Tubuhnya dipaksakan berdiri, dengan langkah gontai Dito mengikuti dua polisi yang membawanya menuju sel tahanan. Matanya tidak sengaja menatap Dera yang sudah menangis senggukan di salah satu kursi. Wanita itu bergegas mendekat dan langsung memeluknya dengan erat. Dito menatap kosong ke arah depan, tidak bisa membalas pelukan istrinya sendiri karena kedua tangannya diborgol. "Mas," isak Dera. Wanita itu terlihat rapuh sekali. "Kamu baik-baik, Der. Jaga Dara, dia butuh dukungan dari kamu," ujar Dito. Setelahnya dua polisi yang membawanya memaksa untuk berjalan lagi. Dera melepas kepergian suami

