#75 Will You Marry Me?

845 Words

Tedy sedang termenung di teras rumah Tasya, ya...semenjak Tasya tinggal di sana setiap hari Tedy selalu menyempatkan diri untuk mampir dan bermain dengan Ansya. Lambat laun dia mulai merasakan kehangatan sebuah keluarga. Keluarga yang dirindukannya semenjak perceraian kedua orang tuanya. Sudah hari ke dua semenjak perintah Rana yang sudah tidak bisa dinegosiasikan lagi. Dan selama itu pula dia memikirkan bagaimana caranya membujuk Tasya agar setuju untuk menikah dengannya. "Hei.." tegur Tasya dan memberikan secangkir teh mint hangat untuk Tedy. Kemudian dia duduk di kursi samping Tedy lalu menyilangkan kedua kakinya, posisi favoritnya semenjak kecil. Sekilas moment ini mengingatkan dirinya pada Andreas. dimana hampir setiap malam mereka menghabiskan waktu bersantai di teras apartmentnya.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD