#77 Keluarga Yang Bahagia

955 Words

Hari ini, Tasya ada temu janji dengan dokter kulit di salah satu rumah sakit terkemuka di Jakarta. Tasya berjalan perlahan dibelakang Tedy yang tengah menggendong Ansya. Terlihat sesekali Tedy mencium pipi tembam putrinya dengan gemas. Hati kecil Tasya cukup terhibur melihat betapa sayang Tedy pada Ansya walaupun dia bukan putri kandungnya. Sedikit demi sedikit keraguan Tasya akan kesungguhan Tedy mulai terkikis. "Hei!" tegur Tedy melihat Tasya berdiri mematung tak jauh dari tempatnya berada. Tasya yang terbangun dari lamunannya pun tersenyum dan melanjutkan langkahnya mendekati pria itu. "Ngelamun ya? Ditabrak orang nanti loh" nasihat Tedy. "Ah engga" sahut Tasya berbohong. Setelah mendaftarkan diri, Tasya kini harus menunggu antrian yang lumayan banyak sehingga mereka memutuskan untu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD