Malam semakin larut, namun Andreas masih belum bisa memejamkan matanya. Dia masih memikirkan perkataan Tedy bahwa Tasyalah yang memberitahukan keberadaannya di Surabaya. Juga ada kejanggalan dalam cerita Tedy, suatu kebetulan sekali dia datang pada saat Tasya mengalami kecelakaan itu. Andreas tahu jika Tedy masih menyimpan harapan pada Tasya walaupun dari mulutnya selalu mengatakan kalau dia telah merelakan Tasya bersama dengan Andreas. Dengan perasaan tersebut, Andreas yakin kalau Tedy tidak mungkin tega menyakiti Tasya. Jadi, siapa kah dalang dari kecelakaan itu? Karena masih belum dapat tidur, kini Andreas membuka laptop untuk memeriksa email email yang masuk. Dibaca satu persatu, sampailah pada email dari pengacaranya, Johny. Dalam email itu, Johny menjelaskan perkembangan proses per

