Cinta bisa membunuhmu perlahan, tanpa sadar, kau telah mati karenanya. Oleh karena itu, Jenny tak lagi ingin jatuh cinta. Setidaknya, itulah yang ia pikir bisa ia lakukan, namun dirinya mulai merasa mencegah diri untuk tak jatuh cinta adalah hal yang sulit. Mungkin pesona pria itu terlalu besar, hingga ia tak mampu pergi atau semua ini adalah ilusi yang tercipta karena hatinya yang haus akan cinta. Kesepian yang ia rasakan, mungkin membuat hatinya mulai lelah, hingga menganggap apa yang ia rasakan adalah cinta. Jenny menelan ludah saat melihat Rio membuka baju di hadapannya. Ia tak mampu mengarahkan pandangan ke arah lain. Tato bergambar naga di d**a sebelah kanan yang menyambung hingga ke punggung pria itu membuat tubuhnya tampak menggoda. Tubuh atletis yang dipenuhi tato itu membuat pik

