Dua Puluh

1845 Words

Alea mengerang melihat ketiga kakaknya mencegat kedatangannya di depan pintu kediaman orangtuanya. Aldevaro dan Alden berdiri tegak dengan kedua tangan bersilang di depan d**a, sementara Aleron duduk di kursi roda. Ketiga menampilkan ekspresi yang sama menyambut kedatangan adik bungsunya dan Dana. "Lee, masuk!" Aleron berbicara tegas pada Alea. Meski dalam kondisi kurang fit, tapi Aleron masih sanggup bersikap tegas dan mengintimidasi. Itulah salah satu sikap seorang pemimpin yang selalu diajarkan sang ayah padanya. Apapun kondisinya, seorang pemimpin tetap wajib bertanggung jawab pada semua yang menjadi kewajibannya. Seperti saat ini, Aleron sebagai kakak tertua merasa wajib untuk melindungi Alea dari entah makhluk apa yang saat ini menyamar sebagai Dana. Di grup keluarga, Aidan sudah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD