Sebelas

1265 Words

Putih. Semua putih menyilaukan. Alea memicingkan mata sambil mengedarkan pandangan ke segala arah. Dimana ini, mengapa segalanya tampak putih bersih dan sangat menyilaukan. Ia merasa seperti berada di dalam ruangan hampa udara. Sendirian. Tiba-tiba saja napasnya tersengal. Alea jatuh terduduk sembari memegang dadanya. Sesak. Sekuat apapun dirinya mencoba untuk menghirup udara, tapi tak ada oksigen yang masuk. Ia makin tersengal dan batuk beberapa kali. Oksigen dalam paru-parunya menipis. Ia tak kuat lagi. Badan Alea lemas dan matanya pun semakin berat. Rasanya ingin tidur saja. Perlahan, Alea merasa tubuhnya seakan melayang, ringan sekali. Ia merentangkan kedua tangannya dengan mata terpejam. Dalam dan semakin dalam ia terbuai oleh kantuk yang begitu menenangkan. Namun sebuah suara ya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD