Waktu menunjukkan pukul 10.00 pagi. Matahari mulai meninggi, tapi sesosok tubuh mungil masih bergelut dengan selimut yang menutup seluruh tubuh mungil itu. Hingga kedua mata cantik itu mulai mengerjapkan kedua matanya. Luna membuka kedua matanya secara perlahan. Kepalanya mulai terasa pusing, hingga membuat kedua tangan Luna dengan reflek memijit kedua pelipisnya. Kepala ku. Ahhh! Kedua mata cantik itu kini mulai terbuka dengan sempurna. Tapi, pemilik mata indah itu sangat terkejut, saat melihat sekeliling ruangan itu, karena dirinya tak berada di dalam kamarnya. Ini tentu bukan kamarnya. Luna hafal betul bagaimana kamarnya. Jelas-jelas ruangan itu bukan kamarnya. Kilasan-kilasan kejadian semalam mulai bermunculan di otak Luna. Luna bangun dari tidurnya, lalu menyandarkan tubuhnya k

