Aku atau dia yang cerdik

1145 Words

keesokan hari setelah memastikan semua ritual pagi anak-anak selesai dan mereka berangkat sekolah aku segera mempersiapkan diri untuk pergi ke tempat Kartika. Setelah mengenakan blazer dan mengambil tas aku segera meraih kunci mobil dan bersiap pergi.di saat yang bersamaan masjadi yang tengah membaca buku di ruang tamu nampak heran melihatku terburu-buru. "Kamu ma kemana?' "Ada urusan." "Tidak bisakah kamu sehari saja di rumah?" "Aku punya banyak urusan yang harus kutangani, sebelum orang lain mendahuluiku," jawabku yang seketika memmbuatnya bungkam. "Jangan berusaha terlalu keras, Sakinah, kau akan lelah dan kesulitan," ujarnya. "Selama ini aku sudah mengurusi diriku sendiri dan urusan rumah tangga tanpa bantuanmu, aku akan baik-baik saja," jawabku. "Kamu mau kemana?" ulangnya.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD