"Kenapa kamu diam saja Roni, kenapa tidak bisa menjawab pertanyaanku? Dari semua gangguan dan pembicaraan yang coba kau lakukan denganku, di mana aku menganggapnya sebagai perhatian, apakah maksudmu sebenarnya?" "Aku hanya ...." Pria itu juga nampak bingung. "Hanya apa? Iseng atau ada maksud lebih, katakan!" "Tidak ada." "Aku akan bercerai dengan Bendi, sesuai dengan keinginanmu," balasku. "Siapa yang ingin kau bercerai, kau terlalu mudah menilai dan salah paham," keluhnya cepat. "Lantas, apa maksud perlakuanmu selama ini? hanya ingin memisahkan aku dengan suami? haruskah aku memberitahu ini pada Bendi dan bagaimanakah respon Bendi setelah tahu?" "Jangan menggertak," ucapnya santai, sembar menarik cangkir kopi dengan mengesapnya. "Apa tujuannya untuk merebutku darinya, dan andai s

