"Memangnya Nyonya tega meninggalkan kedua anak itu tanpa orang tua di rumah mereka? Bagaimana kalo ada perampok atau penculik anak, Nyonya," tanya asistenku itu ketika kusuruh dia memulangkan kedua anak itu. "Aduh, jangan ngomong gitu, Bi," balasku. "Bagaimana kalo mereka ternyata belum bayar sewa dan dua anak malang itu diusir, aduh Nyonya ...." "Lalu saya harus bagaimana?" tanyaku frustrasi. "Tampung aja di kamar belakang Nyonya, kasihan," pinta si Bibi. Rasa iba pun muncul dari lubuk hati terdalam, tapi aku ... Aduh kenapa bisa jadi dilema begini. "Saya akan cari solusinya nanti," kataku sambil masuk ke dalam kamar. *** Kedua anak itu sudah diurus si bibi, diber baju ganti dan disuruh tidur di kamar belakang. Kusuruh Bibi memberi tahu jika mereka akan aman di sini atau mereka bi

