bc

Narcos

book_age18+
0
FOLLOW
1K
READ
arrogant
bxg
kicking
campus
city
war
villain
like
intro-logo
Blurb

Ansel Silvanox,Seorang pemuda berumur 17 tahun yang hidupnya penuh dengan kriminalitas, Dia lahir tanpa mengetahui siapa bapaknya, Dan wanita yang melahirkan nya adlah Seorang p*****r. Ansel di tinggal ibunya ketika berumur 2 tahun. untungnya Ansel Di rawat Oleh Pemilik Rumah bordil tempat ibunya bekerja dulu. karna lingkungan Yang penuh dengan Narkoba, pembunuhan dan Senjata api. ansel besar menggunakan itu semua.debgan didikan seorang pria mantan pemimpin kartel. dia berlatih cara membunuh, titik alat vital manusia dan senjata api.. "Hehe, Banyak yang menjahui narkoba karna efeknya, Tapi banyak juga yang menjual narkoba karna keuntunganya.hehe"-Ansel Silvanox A.K.A pemimpin Narcos

chap-preview
Free preview
Transaksi
Seorang siluet pemuda Sedang Duduk di sebuah sofa panjang Di sebuah Club malam. kiri kananya Terdapat seorang Wanita yang sexy Dengan bongkahan d**a dan p****t yang membuat nafsu pemuda itu bangkit. meskipun begitu, pemuda itu nampak santai.dengan Sinar Lampu Disko yang menyala. Terlihatlah sebuah tato Di batang lehernya Bergambar Harimau. pemuda itu mengangkat sebuah Sloki yang berisikan Vodka, ketika tanganya mengangkat Gelas, Terlihat juga Tato yang bertuliskan dalam bahasa latin, yagitu 'Natus ut Vincam', yang memiliki Arti. Terlahir Sebagai pemenang. "Sel, Come on, just for this once. One night only." Ucap Seorang Wanita Yang berada di sisi kanan itu berbisik kecil di telinga ansel dengan suara yang menggoda. Ansel hanya tersenyum tipis, Ia manatap wanita itu dan mencium Bibirnya dan menggigit kecil sebelum akhirnya ia menatap wanita itu dan berkata. "No No No Jenifer" Ucap Ansel Dengen senyum Tipis. "Lagian Sel, Lo aneh tau ngk. Setiap datang kesini cuman minta Nemenin Minum. emang ngk pengen n***e? " ucap Wanita di sisi kiri. "kan Gwe udah Remes remes punya kalian Baby, Udha kluar berapa kali kalian hemm? " ucap Ansel Yang kini merangkul Kedua wanita itu yang membuat kedua wanita itu kompak Memukul d**a bidang Ansel pelan. tlitltit. Ponsel Ansel berdering, Jenifer Segera mengambil Hp milik ansel, sedangkan Naya Menuangkan Vodka ke dalam Sloki dan di berikan oleh Ansel. setelah itu ansel bangkit dari sana sambil mengangkat telponya dan membawa Sloki yang sudah berisikan Vodka. "Halo sel, Mobil nya udah sampe. dan gwe tadi udah ngitung. uangnya pas. 52,5 Milyar. ngk kurang Ngk lebih, hahaha. Kita kaya. haha" ucap Pria itu di sebrang sana. dia adlah Noah. Sedangkan ansel, ia yang saat ini sudha di dalam kamar dan tepatnya berada di balkon hanya tersenyum Tipis, tanganya Ia Sandarkan ke pembatas balkon, dengan tenang dia menggoyang Sloki itu pelan. dan setelah itu ia meneguk Vodka itu dengan sekali teguk. "Yah, itu lah enaknya. kita beli murah, lalu kita jual mahal. tetap hati hati. setelah ini Bakar mobil nya dan potong potong besinya setelah itu Berikan Orang yang mencari barang bekas" ucap Ansel dengan tenang. "Okh, Ehh Bos. Nanti malam Ada pertemuan 3 Dewa Di gudang tua pinggir kota. gwe tadi di telpon ama Anak Geng Moebius. gimana, Trima Ngk? " "hemm? pertemuan Tiga Dewa? rupanya Di kota yang aman dan tentram juga ada yang seperti itu? khekhe. trima. biar mereka ngk curiga sama kita.oh satu lagi. setelah ini ke markas. gwe otw sana" ucap Ansel. "ngk nyangka, di kota yang aman seperti ini masih ada yang seperti itu. khekhe. ahh, Jadi Inget dengan Distrik 1" gumam Ansel sedangkan di luar kamar, Seorang pemuda mengenakan Hoodie hitam Dan celana jeans hitam sobek di bagian lutut menghampiri wanita yang tadi bersama Ansel dna berkata "Ansel dimana? " dia adlah Arken, namun Ansel memanggil nya Draken Karna terdapat sebuah Tato naga Yang berada di batang lehernya. kata ansel,Naga itu Dragon, Dia mengambil Drauntuk naga Dan Ken untuk Untuk Arken, Dan tercipta lah Draken. "Itu di dalam, Lagi ngangkat telpon" ucap Jenifer sambil menegak vodka yang masih ada di atas meja. Draken Mengambil dua amplop Coklat Yang tebal dan di lempar ke atas meja, setelah itu ia berkata. "Ini untuk kalian, Urusan kalian dengan ansel udah selesai kan? Kalau udah Mending kalian pulang" ucap Draken meninggalkan Mereka berdua yang hanya mengangkat jari jempol karna mereka sibuk menghitung uang yang di berikan oleh Draken. Draken Mengambil Botol Vodka yang ada di atas nakas, membukanya dengan Lancar dan bergerak ke arah Ansel. "Oi, Draken. Jadi Ingat Dulu ya. Di sana Ketika malam Semua orang Tidak ada yang keluar rumah. namun di sini? bahkan sampai pagi pun masih ada yang kluar. khehe" ucap Ansel sambil Membakar satu batang rokok yang sudah terselubung di bibirnya. Draken menatap ke atas, dimana langit itu nampak indah di penuhi bintang bintang. berbeda jauh ketika mereka maisha tinggal di Kota Itu. kemudian Draken menatap ke bawah, dimana masih ramai orang berlalu lalang menggunakan kendaraan mereka. jika mereka masih di kota itu, malam hari sudah menjadi Malam mencekam di mana suara tembakan dan teriakan terus terdengar hingga fajar datang. " haaa, ya seperti inilah Perbedaan kota besar yang di rawat dan kota kecil yang di lantarkan." ucap draken. "Hahah, kou benar. Kita bisa hidup juga karna kita membunuh, kalau tidak. kita yang akan di bunuh"

editor-pick
Dreame-Editor's pick

bc

Sentuhan Semalam Sang Mafia

read
194.2K
bc

JANUARI

read
50.9K
bc

Bukan SEX-retaris Simpanan

read
7.3K
bc

Kali kedua

read
222.1K
bc

DIHAMILI PAKSA Duda Mafia Anak 1

read
45.2K
bc

TERNODA

read
201.9K
bc

Dinikahi Karena Dendam

read
236.5K

Scan code to download app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook