"Yang kemarin calonnya Shena, Bu?" tanya seorang ibu yang nampaknya sengaja berhenti di depan pagar rumah Shena. Mengajak Ibu berbicara dalam rangka pencarian informasi dari sumbernya. Ibu yang sebelumnya sibuk menyirami tanaman bunga di depan rumah harus berhenti sejenak. Hanya untuk meladeni pertanyaan tidak penting itu. Ingin mengabaikan saja. Tapi terkesan sangat tidak sopan. Ini desa, yang masyarakatnya memiliki tingkat keramahan dan ingin tahu tinggi. Berbeda jika tinggal di kota. Yang cenderung akan cuek dengan urusan orang lain. "Mbak Shena aja belum lulus, Bu. Masa iya udah punya calon," sahut ibu lainnya. Siap menjadikan pembicaraan semacam ini sebagai topik hangat di pagi hari. Untung saja penjual sayur sudah lewat sejak setengah jam lalu. Jika tidak, entah bagaimana hebohnya

