Ega menatap Andrean yang terlihat murung melihat Azmi yang sedang disuapi oleh Reno. Sangat jelas terlihat pria tersebut menyimpan luka yang sangat besar di dalam hatinya. "Hai Azmi …," Ega mendahului Andrean untuk masuk ke dalam kamar rawat sahabatnya tersebut. Karena jika harus menunggu Andrean yang masuk terlebih dahulu, akan membutuhkan waktu yang cukup lama. Hampir lima menit mereka berdua berada di depan pintu, Andrean hanya memandangi Azmi dari jauh. Bukannya masuk dan menyapa pasangan suami istri tersebut "Hai Ega …, dari mana?" Azmi mengembangkan kedua tangannya. Untuk menyambut kedatangan sahabatnya tersebut. "Nggak dari mana-mana, Mi," Ega mengalihkan pandangannya kepada Andrean. Ia tidak ingin menyampaikan kepada Azmi, kalau ia datang dari menemani Andrean. Biarlah pria it

