Eza belum pernah berjalan sesantai malam ini. Dalam hidupnya, ia hanya tahu tentang bagaimana caranya agar tiba di suatu tempat jauh lebih cepat dari biasanya. Itulah mengapa, ia jadi terbiasa melakukan sesuatu dengan terburu-buru. Namun kini rasanya begitu berbeda ketika ia bersama Alia. Ia yang selalu berjalan terburu-buru, dan selalu ingin cepat sampai ke tempat tujuan rasanya tak ingin cepat sampai. Malah, ia ingin berjalan lebih lama lagi agar bisa menikmati waktu bersama bersama Alia. Terkadang Eza masih saja berpikir, tentang mengapa Alia bisa memilih dirinya untuk dijadikan sebagai pendamping hidup. Padahal selama ini Alia tahu betul, bahwa hidup Eza biasa-biasa saja dan bahkan berbeda jauh dari kehidupan gadis itu. Alia yang sejak kecil terdidik untuk selalu beradab, disiplin, da

