Bab 84 - Hati Yang Hancur

1913 Words

Sinar mentari menerpa wajah seorang wanita cantik bergaun putih yang sedang berdiri di depan sebuah jendela besar dan tinggi. Pemandangan kota pagi itu terlihat begitu kecil dari lantai dua puluh sebuah apartemen bertipe alcove studio tempat wanita itu berada. Sepasang manik mata milik wanita itu menyipit ketika cahaya matahari menusuk matanya. Sudah setengah jam lebih wanita itu hanya berdiri termenung memandangi hiruk pikuk keramaian di luar gedung itu dari tempatnya. Wajahnya begitu sayu dan lelah. Sepasang kelopak mata indahnya pun telah bengkak setelah semalaman menangis. Sebuah ketukan pada dinding sekatan dan suara langkah seseorang memasuki kamar tidur utama tersebut membuat wanita itu menoleh sejenak. Tampak seorang pria berambut pirang dengan setelan kemeja rapi dan celana panj

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD