Sesampainya di hotel tempatnya menginap, Raymon langsung pergi menuju kamarnya yang ada di lantai tiga. Dengan langkah tergesa-gesa, dia menyusuri lorong dan berhenti di sebuah kamar yang ada di ujung lorong. Segera, dia mengambil key card dalam saku celana, lalu membuka pintu kamar tersebut dengan sedikit bantingan. Dengan wajah memerah, lelaki itu mengeratkan rahang saat netranya menangkap sesosok laki-laki lain di dalam kamar tersebut yang sedang memandang jauh ke luar jendela. Dihampirinya Baskara yang masih belum beranjak, seolah-olah tak terusik sedikit pun dengan kegaduhan yang dibuat olehnya. Raymon menarik bahu Baskara dengan kasar dan langsung melayangkan tinju ke wajah Baskara hingga tubuh lelaki itu terhuyung. Tanpa memberi kesempatan untuk Baskara bicara atau memahami situas

