Bagian 47

1729 Words

Binar memilih keluar dari ruang perawatan, berjalan-jalan di sekitar koridor untuk mengalihkan rasa nyeri akibat kontraksi sekaligus mencari udara segar. Berdiam diri di ruang perawatan dengan rasa sakit yang seolah-olah meremukkan tulang, apalagi melihat calon ibu-ibu lain yang ditemani oleh suami mereka, membuatnya sesak. Meski merasa risi karena ditatap oleh orang-orang yang berada di sepanjang koridor, Binar tetap meneruskan langkah, berusaha mengabaikan tatapan yang seolah-olah mengasihaninya itu. Tentu saja, mereka akan merasa iba pada Binar. Perempuan dengan perut membesar itu harus jalan-jalan seorang diri tanpa didampingi siapa pun. Bahkan, tatapan pasangan suami istri yang berada di ruang perawatan yang sama sepertinya juga tak jauh berbeda dengan tatapan orang-orang itu. Di saa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD