12. Boneka Santet?

3055 Words

** Wahyu memakirkan mobil roda empatnya di garasi rumahnya yang lapang. Pukul sepuluh malam dia baru tiba selepas berlama-lama menghabiskan waktu di cafe milik Bejo. "Halo, Bang!" Begitu masuk rumah, baru juga sampai di ruang tamu, Wahyu langsung disambut oleh Setyo si adik yang nggak segan membuat emosinya naik dengan segala ulahnya yang suka semena-mena. "Kok wajahnya ditekuk gitu, Bang? Butuh pelemasan kayaknya nie," oceh Setyo sambil senyum-senyum menggoda abangnya. "Apanya yang dilemesin? Tegang aja belum pernah," jawab Wahyu nyolot. Lelaki ini berjalan menuju ke kamarnya dan Setyo berjalan membuntutinya. "Immpoten ya, Bang? Astagfirullah, bahaya .... " ledek Setyo membuat tangan Wahyu refleks menimpuk kening adiknya karena kesal. "Kalau ngomong jangan suka bener! Aku masukin p

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD